Home Institut Akuntan Publik Indonesia
KAP Search
Image Caption
Image Caption
Image Caption
Image Caption
Image Caption
Image Caption
Image Caption

Mengapa manajemen risiko itu penting?


Semua hal yang dilakukan pasti memiliki risiko dan pada umumnya risiko adalah sesuatu yang berdampak merugikan bagi kita. Demikian pula dengan suatu Perusahaan, dalam menjalankan operasionalnya, tidak luput dari risiko, apakah itu risiko bisnis, risiko litigasi, reputasi dan banyak lagi. Namun apabila kita terlalu berfokus pada risiko, lama-lama kita tidak berani melakukan apapun, karena semua hal mengandung risiko. Karena itulah kita perlu memahami bagaimana caranya untuk mengurangi risiko atau bahkan menghilangkan risiko bila hal ini dimungkinkan, atau dengan kata lain “me-manage risiko”.

 

Suatu contoh, Perusahaan dapat menghadapi risiko adanya kecurangan yang dilakukan oleh karyawannya. Risiko ini dapat dikurangi apabila Perusahaan merancang pengendalian internal yang baik dan dilakukan internal audit secara berkala. Tindakan Perusahaan dengan merancang sistem pengendalian yang baik dan melakukan audit secara berkala merupaka suatu wujud manajemen risiko. Demikian pula produk atau jasa yang dijual oleh perusahaan mungkin juga bisa menciptakan kerusakan atau kecelakaan bagi penggunanya, melalui manajemen risiko pihak manajemen perusahaan telah mengalokasikan/ mencadangkan sejumlah dana jika kemungkinan terjadi sebuah tuntutan hukum dari pihak ketiga.

Jika kita dapat mengelola risiko dengan baik maka kita dapat memperoleh keuntungan dari risiko tersebut. Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia, termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya. Strategi yang dapat diambil antara lain adalah memindahkan risiko kepada pihak lain, menghindari risiko, mengurangi efek negatif risiko, dan menampung sebagian atau semua konsekuensi risiko tertentu. Manajemen risiko tradisional berfokus pada risiko-risiko yang timbul oleh penyebab fisik atau legal (seperti bencana alam atau kebakaran, kematian, serta tuntutan hukum). Manajemen risiko keuangan, di sisi lain, berfokus pada risiko yang dapat dikelola dengan menggunakan instrumen-instrumen keuangan.

Menurut Uher (1996), Manajemen risiko adalah sebuah cara yang sistematis dalam memandang sebuah risiko dan menentukan dengan tepat penanganan risiko tersebut. Ini merupakan sebuah sarana untuk mengidentifikasi sumber dari risiko dan ketidakpastian, dan memperkirakan dampak yang ditimbulkan dan mengembangkan respon yang harus dilakukan untuk menanggapi risiko.

Dari skema diatas menunjukkan hal yang dapat dilakukan dalam mengelola risiko, sebagai berikut:

  • Jika kemungkinan terjadinya tinggi dan dampak dari risiko yang ada tersebut tinggi, umumnya risiko jenis ini dihindari. Sebagai contoh perusahaan cenderung menghindari risiko kegagalan dalam sebuah proyek bisnis baru
  • Jika kemungkinan terjadinya tinggi dan dampak dari risiko yang ada tersebut rendah, umumnya risiko jenis ini dapat dikurangi dan melakukan contingency plan. Sebagai contoh perusahaan melakukan pencadangan imbalan kerja
  • Jika kemungkinan terjadinya rendah dan dampak dari risiko yang ada tersebut tinggi, umumnya risiko jenis ini dapat ditransfer. Sebagai contoh perusahaan mengasuransikan asetnya dari risiko bencana alam.
  • Jika kemungkinan terjadinya rendah dan dampak dari risiko yang ada tersebut juga rendah, umumnya risiko jenis ini dapat dikurangi dan masih dapat diterima. Sebagai contoh risiko retur barang dagang, pencadangan piutang tak tertagih.

Jenis risiko yang sering dihadapi oleh perusahaan, yaitu:

  • Risiko Spekulatif, merupakan suatu keadaan yang dihadapi perusahaan yang dapat memberikan keuntungan dan juga dapat memberikan kerugian. Risiko spekulatif kadang-kadang dikenal pula dengan istilah risiko bisnis (business risk). Contoh: investasi perusahaan pada proyek baru, ada kemungkinan keuntungan yang diperoleh akan meningkatkan omset perusahaan atau bisa berdampak memberikan penambahan biaya yang berakibat kerugian bagi perusahaan tersebut
  • Risiko Murni, merupakan sesuatu keadaan yang hanya dapat berakibat merugikan atau tidak terjadi apa-apa dan tidak mungkin menguntungkan. Contoh: kebakaran, apabila perusahaan menderita kebakaran, maka perusahaan tersebut akan menderita kerugian. Kemungkinan yang lain adalah tidak terjadi kebakaran. Dengan demikian kebakaran hanya menimbulkan kerugian, bukan menimbulkan keuntungan.

Teknik-teknik yang dapat digunakan dalam mengidentifikasi risiko dalam perusahaan

  • Bertukar pikiran (brainstorming)
  • Membangun data yang berisi segala modal yang dipunyai dan kerugian yang pernah dialami
  • Wawancara dengan para personel-personel organisasi yang terkait dan memperkirakan risiko
  • Memfasilitasi workshop/ pertemuan untuk mendiskusikan risiko
  • Analisa SWOT (strengths, weakness, opportunities, threats)
  • Kuesioner dan survey risiko
  • Analisa skenario strategi penanganan risiko
  • Menggunakan teknologi untuk mengidentifikasi risiko dan memutuskan strategi penanganan yang harus diterapkan

Dalam perkembangannya risiko-risiko yang dibahas dalam manajemen risiko dapat diklasifikasi menjadi Risiko Operasional seperti perubahan bisnis operasi, Risiko Hazard (bahaya) seperti risiko terjadinya bencana alam, Risiko Finansial seperti risiko harga pasar atau naik turunnya tingkat suku bunga dan Risiko Strategik seperti risiko dari pesaing yang memiliki usaha sejenis. Hal ini menimbulkan ide untuk menerapkan pelaksanaan Manajemen Risiko Terintegrasi Korporasi (Enterprise Risk Management).

Berikut adalah skema yang menunjukkan Manajemen Risiko Terintegrasi Korporasi (Enterprise Risk Management) menjadi bagian dari manjemen risiko perusahaan.

Penerapan Enterprise Risk Management (ERM) memiliki lingkup menyeluruh disetiap level dan setiap unit dalam perusahaan sedangkan dalam risk management lingkupnya hanya pada aset perusahaan dan unit yang terlibat risiko dan dalam business risk management lingkupnya hanya pada level manajerial. Fokus yang ditekankan pada ERM adalah penentuan strategi perusahaan (future state vision) sedangkan dalam risk management dan business risk management hanya pada keuangan, manajerial dan operasional perusahaan (current state capabilities).

Penerapan ERM meliputi:

  • Menyelaraskan risiko keinginan dan strategi – perusahaan dapat mempertimbangkan risiko yang mungkin dapat terjadi dalam pelaksanaan strategi perusahaan dan menentukan alternatif prosedur yang strategis sehingga dapat mengelola risiko yang mungkin akan terjadi
  • Mengubah keputusan dalam menanggapi adanya risiko – ERM menyediakan aturan untuk mengidentifikasi dan memilih alternatif dalam menanggapi adanya risiko seperti mengurangi risiko, membagi risiko, atau menerima risiko tersebut
  • Mengurangi kerugian tak terduga – perusahaan mempunyai kemampuan untuk mengidentifikasi kejadian yang potensial dan menentukan tindakan atau respon terhadap risiko, sehingga dapat mengurangi biaya dan kerugian tidak terduga yang lebih besar.
  • Mengidentifikasi dan mengelola risiko perusahaan – setiap perusahaan menghadapi risiko dengan kondisi yang berbeda sebagai bagian dari organisasi, manajemen risiko memfasilitasi tindakan atau respon yang efektif ke pengaruh-pengaruh terkait dan mengintegrasikan tindakan atau respon ke berbagai risiko yang mungkin timbul
  • Meraih peluang – dengan mempertimbangkan jangkauan kejadian potensial, pihak manajemen diposisikan untuk mengidentifikasi dan proaktif merealisasikan peluang
  • Memperbaiki penyebaran modal (deployment of capital) – mendapatkan informasi kemungkinan risiko yang akan terjadi dengan handal sehingga dapat membantu pihak manajemen untuk memprediksi semua kebutuhan modal yang efektif dan mengubah alokasi modal.

Manfaat Manajemen Risiko

Menurut Darmawi, (2005, p. 11) Manfaat manajemen risiko yang diberikan terhadap perusahaan dapat dibagi dalam 5 (lima) kategori utama yaitu :

  • Manajemen risiko mungkin dapat mencegah perusahaan dari kegagalan.
  • Manajemen risiko menunjang secara langsung peningkatan laba.
  • Manajemen risiko dapat memberikan laba secara tidak langsung.
  • Adanya ketenangan pikiran bagi manajer yang disebabkan oleh adanya perlindungan terhadap risiko murni, merupakan harta non material bagi perusahaan itu.
  • Manajemen risiko melindungi perusahaan dari risiko murni, dan karena kreditur pelanggan dan pemasok lebih menyukai perusahaan yang dilindungi maka secara tidak langsung menolong meningkatkan public image.

Manfaat yang dapat diperoleh dengan menerapkan manajemen risiko antara lain (Mok et al., 1996)

  • Berguna untuk mengambil keputusan dalam menangani masalah-masalah yang rumit.
  • Memudahkan estimasi biaya.
  • Memberikan pendapat dan intuisi dalam pembuatan keputusan yang dihasilkan dalam cara yang benar.
  • Memungkinkan bagi para pembuat keputusan untuk menghadapi risiko dan ketidakpastian dalam keadaan yang nyata.
  • Memungkinkan bagi para pembuat keputusan untuk memutuskan berapa banyak informasi yang dibutuhkan dalam menyelesaikan masalah.
  • Meningkatkan pendekatan sistematis dan logika untuk membuat keputusan.
  • Menyediakan pedoman untuk membantu perumusan masalah.
  • Memungkinkan analisa yang cermat dari pilihan-pilihan alternatif.

Pustaka

http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_risiko

http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/09/manajemen-risiko-definisi-dan-manfaat.html

http://www.gangsir.com/download/ManajemenRisikoEnterprise.pdf

http://s2informatics.files.wordpress.com/2007/11/proses_manajemen_risiko.pdf

Last Updated (Thursday, 16 February 2012 08:06)

 

Most Views

  • Who we are

    YOUR PARTNER IN DEVELOPING YOUR HUMAN RESOURCE LINKED TO YOUR OVERALL COMPANY STRATEGY

    With more than 35 years of experience, our Consulting Team with various background in Management, Psychology, Law, etc and each with specialized practice, has achieved successfully in developing the workforce as a working partner with our clients.

    OUR VISION

    TO BE YOUR MOST TRUSTFUL AND THE BEST PROFESSIONAL BUSINESS PARTNER IN PURSUIT OF YOUR PROGRESS.

    We are the only professional provider in the region who can give a Total Quality Consulting Service to our clients. We have access to our other affiliates who are specializing in various business Consulting fields from Assurance Services, Management

    Accounting, Productivity and Quality Management, Strategic Management, Costing & Finance, Marketing, Training & Staff Development, Executive Recruitment Services.

    We consider each engagement as an opportunity to establish a partnership with our client by identifying and proposing the best solution for you. The key to success of our partnership is the establishment of an environment of trust and collaboration.

    WHY USING US AS YOUR BUSINESS PARTNER

    • Over than 36 years of successful consulting experience
    • Able to offer a wide range of special services necessary for today HR
    • Development
    • Backed up with our other affiliates with specialized skill
    • An up to date library with more than 30.000 books
    • Our partners have more than 12 years consulting experience

     

    OUR PHILOSOPHY

    WE ARE A TOTAL CUSTOMER DRIVEN TEAM COMMITTED TO QUALITY SERVICES AND DEDICATED TO DEVELOP YOUR HUMAN RESOURCE AS A STRATEGIC FORCE IN BUSINESS SUCCESS

    Our Services

    • Organization check up
    • Vision, Mission, Corporate Values and Strategies
    • Organizational Structure and Job Description
    • Performance Management System
    • Competency Assessment System
    • Human Capital Audit
    • Human Resource System and Procedures
    • Employee Satisfaction Survey
    • Training and Development Programs
    • Job Grading and remuneration Systems

     

    Our Clients

    • Banking
    • Ceramic Industry & Trading
    • Chemical Industry
    • Clinic & Hospital
    • Consumer Goods
    • Education Institution
    • Food Industry
    • Footware Industry
    • Garment & Textile Industry
    • General Contractor
    • General Trading
    • Glass Industry
    • Heavy Equipment & Engineering
    • Machine Industry
    • Mass Media
    • Oil & Gas Service Company
    • Outomotive Industry & Trading
    • Paper & Printing Industry
    • Power Supply
    • Property
    • Restaurant & Hotel
    • Salon
    • Telecommunication
    • Transportation
    • Woodworking Industry
    • Etc.
    Read more...
  • Who we are

    Your partner in improving your Productivity and Quality to become a new World class organization in a New Global Competition. Experienced since 1974 in many organization fields, our Consultant Teams, with various background in Management, Engineering, Psychology and with specialized practice, have achieved successfully in developing the management system of our clients to improve their productivity and quality.

     

    Why using us as your business partner

    • More than 37 years of successful consulting and audit experience
    • Able to offer a wide range of special services necessary for productivity  and quality improvement
    • Backed up with our other affiliateswith specialized skill
    • National & International professionalresources
    • An up to date library with more than30.000 books
    • Our partners have more than 15 years in experience

    PRODUCTIVITY MANAGEMENT

    • SIX SIGMA
    • Good House Keeping (5S/5R)
    • Supply Chain Management
    • Operational Risk Management
    • Lean Manufacturing
    • Plant Layout Planning
    • Manufacturing Process Planning
    • Good Manufacturing Practice
    • Work Methods Improvement
    • Efficiency Improvement Program
    • Productivity Culture Development
    • Human Productivity Development
    • Productivity Teamwork Development
    • Warehouse Management
    • Maintenance Management
    • Total Productive Maintenance
    • Activity Based Management
    • Productivity Audit
    • Efficiency Audit
    • Business Continuity Planning

     

    QUALITY MANAGEMENT

    • Quality Management Systems -  ISO 9001
    • Automotive Management Systems -  ISO/TS 16949
    • Environment Management Systems - ISO 14001
    • Occupational Health and Safety Management Systems - OHSAS 18001
    • Hazard Analysis and Critical Control Points - HACCP
    • Food and Safety Management Systems - ISO 22001
    • British Retail Consortium
    • Information Security Management Systems - ISO 27001
    • Production Planning and Inventory Control - PPIC System
    • Production Administration Systems
    • Cost Accounting Systems
    • Total Quality Management (TQM)
    • Quality Control Circle (QCC)

     

    OUR MARKET

    PROQUAL has established itself as a strategic business partner for all areas of business. Our experience in multiple areas is combined with our professional ethics that meet your requirements.

    • FOOD INDUSTRIES
    • METAL PROCESSING
    • AUTOMOTIVE
    • PACKAGING MATERIAL
    • EDUCATION
    • TEXTILES & GARMENTS
    • WOOD MANUFACTURING
    • CHEMICAL INDUSTRIES
    • BUILDING & FACILITIES

    Services

    • Banks
    • Restaurants
    • Grocery & Retailer
    • Warehousing
    • Contractors
    • Hotels
    • Hospitals,
    • andTransportation

     

     

    Read more...

KAP News