Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan

Menurut Davis dan Newton (1996) definisi kepuasan kerja adalah seperangkat peraturan yang menyangkut tentang perasaan menyenangkan dan tidak menyenangkan yang berhubungan dengan pekerjaan mereka. Dalam artian pegawai yang bergabung dalam suatu organisasi akan membawa keinginan, kebutuhan, hasrat dan pengalaman masa lalu yang membentuk harapan kerja ( Meyer dan Tett 1993) sehingga kepuasan kerja menunjukan kesesuaian antara harapan seseorang yang timbul berkaitan denganpekerjaan yang disediakan sebagai sekumpulan perasaan yang bersifat dinamik.
Berdasarkan definisi tersebut, hal apa sajakah yang cukup mempengaruhi seseorang mengalami kepuasan kerja?
Menurut Luthans (2001), faktor – faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja antara lain :
- Faktor Psikologik, merupakan faktor yang berhubungan dengan kejiwaan karyawan yang meliputi minat, ketentraman dalam bekerja, sikap terhadap kerja, bakat dan keterampilan.
- Faktor Sosial, merupakan faktor yang berhubungan dengan interaksi sosial baik sesama karyawan dengan atasan maupun karyawan yang berbeda jenis pekerjaannya.
- Faktor Fisik, merupakan faktor yang berhubungan dengan kondisi fisik lingkungan kerja dan kondisi fisik karyawan, meliputi jenis pekerjaan, pengaturan waktu dan waktu istirahat, perlengkapan kerja, keadaan ruangan, suhu, penerangan, pertukaran udara, kondisi kesehatan karyawan, umur dan sebagainya.
- Faktor Finansial, merupakan faktor yang berhubungan dengan jaminan serta kesejahteraan karyawan yang meliputi sistim dan besarnya gaji, jaminan sosial, macam-macam tunjangan, fasilitas yang diberikan, promosi dan sebagainya.
Ketika faktor – faktor diatas, terpenuhi dalam diri seorang karyawan, maka karyawan tersebut mengalami kepuasan kerja. Kepuasan tersebut membuat karyawan bekerja dengan lebih baik yang pada akhirnya meningkatkan produktivitas kerjanya. Kepuasan kerja juga berpengaruh untuk aktualisasi diri. Karyawan yang mendapatkan kepuasan bekerja yang cukup baik, biasanya memiliki catatan kehadiran, perputaran kerja dan prestasi yang baik sehingga kepuasan kerja memiliki fungsi yang sangat penting untuk memberikan situasi yang kondusif di lingkungan perusahaan
Ketika anda sudah mengerti apakah yang dimaksud dengan kepuasan kerja dan bagaimana pengaruhnya terhadap karyawan, bagaimana anda meningkatkan dan mempertahankan kepuasan seorang karyawan dalam sebuah perusahaan?
Menurut Teori Herzberg Agar dapat meningkatkan kepuasan kerja maka pimpinan harus me mperhatikan dua faktor tersebut. Faktor pemuas yang disebut motivator merupakan faktor pendorong seseorang seseorang untuk berprestasi yang bersumber dari dalam diri seseorang tersebut (kondisi intrinsik). Agar kepuasan kerja meningkat, pimpinan harus memenuhi faktor-faktor pemuas, antara lain :
- Prestasi yang diraih (achievement) Pada dasarnya orang menginginkan yang baik, oleh karenanya pimpinan harus meyakini bahwa dia telah menempatkan karyawan pada posisi sesuai dengan bakat dan kemampuannya
- Pengakuan orang lain (recognition) Setiap pegawai ingin diakui prestasinya dalam pekerjaan. Kesuksesan pegawai tidak memiliki arti sebelum mereka mendapatkan pengakuan. Pimpinan jangan segan memuji keberhasilan pegawai, namun pujian harus dengan tulus. Sebagai contoh adalah apa yang dilakukan oleh manajemen unilever, mereka mengakui karyawan yang berprestasi dengan cara merekam suara karyawan yang berprestasi dalam memotivasi kerja karyawan lain dan memperdengarkan suara motivasi tersebut setiap pagi jam kerja.
- Tanggungjawab (responsibility) Pegawai akan meningkat kepuasannya bila mereka mempunyai rasa memiliki terhadap pekerjaannya. Seorang pimpinan harus memberikan kebebasan yang cukup dan kekuatan untuk menanggung pekerjaanya sehingga mereka merasa “memiliki” hasilnya
- Peluang untuk maju (advancement) Pimpinan harus memberikan peluang pegawai untuk maju, karena hal itu akan meningkatkan motivasi pegawai. Pegawai harus diberikan kesempatan berperan dalam organisasi, bisa lewat pengembangan ide. Sebagai contoh manajemen Walls membuat enterprise award dengan membuat kompetisi antar kelompok karyawan untuk menciptakan kreatifitas dan metode baru dalam bekerja.
- Kepuasan kerja itu sendiri (the work itself) Pimpinan harus mampu membuat pegawai percaya bahwa pekerjaan yang mereka lakukan adalah penting dan tugas yang mereka lakukan amat berarti.
- Kemungkinan pengembangan karir (the possibility of growth) Pimpinan harus melakukan pengembangan jenjang karir dan prosedur evaluasi kinerja pegawai yang jelas. Hal ini digunakan untuk menunjang sistem promosi yang transparan dan adil. Dengan adanya transparansi ini, maka pegawai menjadi jelas apa yang dia tuju dan apa yang akan didapatkannya pada sasaran itu. Hal ini akan menumbuhkan keadilan,sehingga akan meningkatkan kepuasan kerja.
Selain itu pimpinan juga harus memperhatikan faktor pemelihara (maintenance factor) kepuasan kerja, faktor pemelihara merupakan factor yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan untuk memelihara keberadaan pegawai sebagai manusia, pemeliharaan ketentraman, dan kesehatan. Faktor tersebut meliputi :
- Kompensasi Pimpinan harus mengembangkan sistem kompensasi yang sesuai dengan performance appraisal, sehingga akan tercipta keadilan dan transparansi
- Keamanan dan keselamatan kerja Pimpinan juga harus mampu memenuhi rasa aman pegawainya, misal dengan penyediaan asuransi, pengobatan gratis.
- Kondisi kerja Kondisi kerja pegawai harus memeuhi standar yang nyaman, seperti musholla, toilet, dsb
- Status Pengakuan terhadap status mereka, dengan cara memberikan kesempatan mereka memberikan ide bagi perbaikan produk atau layanan
- Prosedur Organisasi Pimpinan harus menciptakan prosedur kerja yang mendukung keadilan, transparansi, pengembangan karir, wewenang dan kompensasi
- Mutu dari supervisi teknis dari hubungan interpersonal diantara teman sejawat dengan atasan dan dengan bawahan Pimpinan harus menciptakan komunikasi personal dan proses sosialisasi kebijakan organisasi sehingga dimengerti dengan baik oleh seluruh pegawai.
Sumber :
http://www.kppnrantauprapat.net/files/artikel/Cara_Pimpinan_Meningkatkan_Kepuasan_Kerja.pdf
http://teorionline.wordpress.com/2010/01/25/definisi-kepuasan-kerja/
http://www.psikologizone.com/pentingnya-kepuasan-kerja-karyawan/065113819
Last Updated (Thursday, 16 February 2012 03:29)
Most Views
|
KAP News
|
Awards









Who we are
Who we are